Repository navigation
Expand file tree
/
Copy pathindex.html
More file actions
305 lines (303 loc) · 24.9 KB
/
Copy pathindex.html
File metadata and controls
305 lines (303 loc) · 24.9 KB
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100
101
102
103
104
105
106
107
108
109
110
111
112
113
114
115
116
117
118
119
120
121
122
123
124
125
126
127
128
129
130
131
132
133
134
135
136
137
138
139
140
141
142
143
144
145
146
147
148
149
150
151
152
153
154
155
156
157
158
159
160
161
162
163
164
165
166
167
168
169
170
171
172
173
174
175
176
177
178
179
180
181
182
183
184
185
186
187
188
189
190
191
192
193
194
195
196
197
198
199
200
201
202
203
204
205
206
207
208
209
210
211
212
213
214
215
216
217
218
219
220
221
222
223
224
225
226
227
228
229
230
231
232
233
234
235
236
237
238
239
240
241
242
243
244
245
246
247
248
249
250
251
252
253
254
255
256
257
258
259
260
261
262
263
264
265
266
267
268
269
270
271
272
273
274
275
276
277
278
279
280
281
282
283
284
285
286
287
288
289
290
291
292
293
294
295
296
297
298
299
300
301
302
303
304
305
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<meta charset="UTF-8">
<meta name="viewport" content="width=, initial-scale=1.0">
<title>Edukasi Hipertensi</title>
<!-- my style -->
<link rel="stylesheet" href="css/style.css">
<!-- feather icons -->
<script src="https://unpkg.com/feather-icons"></script>
</head>
<body>
<nav>
<div class="layar-dalam">
<div class="logo">
<a href="https://umpp.ac.id/"><img src="logoumpp.jpg" class="putih"></a>
</div>
<div class="menu">
<a href="#" class="tombol-menu">
<span class="garis"></span>
<span class="garis"></span>
<span class="garis"></span>
<ul>
<li><a href="#home">Home</a></li>
<li><a href="#aboutus">About Hypertension</a></li>
<li><a href="#support">Education</a></li>
<li><a href="#gallery">Gallery</a></li>
<li><a href="#team">Team</a></li>
<li><a href="#blog">consultation</a></li>
<li><a href="#contact">Contact</a></li>
</ul>
</div>
</div>
</nav>
<div class="layar-penuh">
<header id="home">
<div class="overlay"></div>
<video autoplay muted loop>
<source src="vidiobackground (2).mp4" type="video/mp4">
</video>
<div class="intro">
<h3>Portal Edukasi & Konsultasi</h3>
<h3><span>HIPERTENSI</span></h3>
<p>
<a href="https://upk.kemkes.go.id/new/mengenal-penyakit-hipertensi" class="tombol">MORE INFO</a>
</p>
</div>
</header>
<main>
<section id="aboutus">
<div class="layar-dalam">
<h3>About hypertension</h3>
<p class="ringkasan">Secara pengertian, Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik pada tubuh seseorang lebih dari atau sama dengan 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik lebih dari atau sama dengan 90 mmHg.</p>
<div class="konten-isi">
<img src="tekanandarah.png" alt="https://www.ahajournals.org/doi/pdf/10.1161/01.HYP.0000107251.49515.c2">
<br><a href="https://www.ahajournals.org/doi/pdf/10.1161/01.HYP.0000107251.49515.c2">https://www.ahajournals.org/doi/pdf/10.1161/01.HYP.0000107251.49515.c2</a>
</div>
</div>
<div class="layar-dalam">
<h3>Risk factors hypertension</h3>
<p class="ringkasan"></p>
<div class="konten-isi">
<img src="makananlaranganhipertensi.jpg" alt="">
<br><a href="https://www.alodokter.com/makanan-untuk-hipertensi-yang-sebaiknya-dikonsumsi-dan-dihindari">https://www.alodokter.com/larangan-makanan-untuk-hpertensi</a>
<p>
<br>1. Usia
<br>Seiring bertambahnya usia, dinding arteri kita secara alami menjadi lebih kaku dan kurang elastis. Hal ini membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah, sehingga meningkatkan tekanan darah. Selain itu, perubahan hormonal yang terkait dengan penuaan juga dapat berkontribusi terhadap perkembangan hipertensi.
<br><br>2. Jenis Kelamin
<br>Pria lebih berisiko terkena hipertensi daripada wanita sebelum usia 65 tahun. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh perbedaan hormon seks, tekanan darah yang lebih tinggi pada pria saat pubertas, dan faktor gaya hidup seperti merokok dan konsumsi alkohol yang lebih umum pada pria.
<br><br>3. Riwayat Keluarga
<br>Memiliki orang tua atau saudara kandung dengan hipertensi meningkatkan risiko Anda terkena kondisi ini. Hal ini menunjukkan bahwa faktor genetik dapat berperan dalam perkembangan hipertensi.
<br><br>4. Gaya Hidup
<br>a. Kebiasaan Merokok:
Nikotin dalam rokok dapat mempersempit pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah. Selain itu, bahan kimia berbahaya lainnya dalam rokok dapat merusak dinding arteri dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
<br><br>b. Konsumsi Alkohol Berlebihan:
Minum alkohol berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan merusak jantung. Konsumsi alkohol berlebihan juga dapat mengganggu pengobatan hipertensi.
<br><br>c. Kurang Aktivitas Fisik:
Olahraga teratur membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung. Kurang aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko hipertensi dan faktor risiko lainnya seperti obesitas.
<br><br>d. Pola Makan Tidak Sehat:
Pola makan tinggi garam, lemak jenuh, dan kalori dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko hipertensi. Konsumsi buah, sayur, dan serat yang rendah dapat membantu menurunkan tekanan darah.
<br><br>e. Berat Badan Berlebih atau Obesitas:
Kelebihan berat badan atau obesitas dapat meningkatkan tekanan darah dengan beberapa cara, termasuk meningkatkan volume darah dan tekanan pada jantung.
<br><br>5. Kondisi Medis Lainnya
<br>a. Diabetes:
Diabetes dapat merusak pembuluh darah dan ginjal, yang dapat meningkatkan risiko hipertensi. Kontrol gula darah yang baik dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mencegah komplikasi diabetes.
<br><br>b. Penyakit Ginjal:
Penyakit ginjal dapat menyebabkan retensi air dan garam, yang dapat meningkatkan tekanan darah. Pengobatan penyakit ginjal dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
<br><br>c. Kolesterol Tinggi:
Kolesterol tinggi dapat merusak dinding arteri dan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Kontrol kolesterol yang baik dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mencegah komplikasi.
<br><br>d. Apnea Tidur Obstruktif:
Apnea tidur obstruktif adalah kondisi di mana pernapasan berulang kali berhenti dan dimulai saat tidur. Hal ini dapat menyebabkan tekanan darah naik dan meningkatkan risiko hipertensi. Pengobatan apnea tidur obstruktif dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung.
</p>
</div>
</div>
</section>
<section class="abuabu" id="support">
<div class="layar-dalam support">
<div>
<img src="resikohipertensi.jpg" >
<h6>Risk of hypertension</h6>
<p>Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, merupakan kondisi kronis yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan serius, seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Memahami faktor risiko hipertensi sangatlah penting untuk mencegah dan mengelola kondisinya.
Aplikasi web kami dilengkapi dengan fitur Sistem Informasi Faktor Risiko Hipertensi yang dirancang untuk membantu pengguna memahami dan mengelola risiko hipertensi mereka. Fitur ini menyediakan informasi yang komprehensif tentang berbagai faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena hipertens. Berikut ini beberapa sumber informasi terpercaya tentang hipertensi yang dapat anda temukan di situs Web kami.<a href="http://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension">World Health Organization(WHO)</a>
<br>Hasil pengukuran tekanan darah dibagi menjadi empat kategori umum:
<br><br>a. Tekanan darah normal adalah tekanan darah di bawah 120/80 mmHg.
<br><br>b. Prahipertensi adalah tekanan sistolik yang berkisar dari 120–139 mmHg, atau tekanan darah diastolik yang berkisar dari 80–89 mmHg. Prahipertensi cenderung dapat memburuk dari waktu ke waktu.
<br><br>c. Hipertensi tahap 1 adalah tekanan sistolik berkisar 140–159 mmHg, atau tekanan diastolik berkisar 90–99 mm Hg.
<br><br>d. Hipertensi tahap 2 tergolong lebih parah. Hipertensi tahap 2 adalah tekanan sistolik 160 mmHg atau lebih tinggi, atau tekanan diastolik 100 mmHg atau lebih tinggi.
<br><br>e. Krisis hipertensi. Hasil pengukuran tekanan darah lebih tinggi dari 180/120 mmHg. Kondisi ini termasuk situasi darurat yang memerlukan perawatan medis segera. Jika kamu mendapatkan hasil ini saat mengukur tekanan darah di rumah, tunggu lima menit dan tes ulang. Jika alami gejala hipertensi, ada baiknya segera mendapatkan pemeriksaan di rumah sakit.
</p>
</div>
<div>
<img src="gejalahipertensi.jpg" >
<h6>Symptoms of hypertension</h6>
<p>1.Pusing
<br>kepala yang terasa pusing juga menjadi gejala tekanan darah tinggi. Lagi-lagi, hal ini biasanya terjadi apabila hipertensi yang dialami terjadi secara tiba-tiba /akut.
<br>Kepala pusing atau vertigo yang terjadi lebih dari 3 hari dapat disebabkan karena karena penyakit stroke (sumbatan atau perdarahan) pada otak kecil/cerebellum. Oleh sebab itu, segera periksakan diri ke dokter apabila Anda mengalami pusing kepala atau vertigo yang tidak kunjung reda.
<br><br>2.Mual
<br>Selain hidung mimisan, mual dan muntah yang terjadi secara tiba-tiba juga bisa menjadi pertanda tekanan darah tinggi sudah berada di level yang cukup mengkhawatirkan. Akan tetapi, jangan buru-buru panik karena gejala ini merupakan gejala umum yang bisa disebabkan oleh kondisi kesehatan lainnya.
<br>Mual dan muntah yang menjadi gejala darah tinggi biasanya juga disertai dengan gejala lainnya seperti sakit kepala. Jika ini yang Anda alami, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter sebelum terlambat.
<br><br>3.Mimisan
<br>Hidung yang mengalami perdarahan atau yang biasa kita kenal dengan istilah mimisan menjadi gejala hipertensi selanjutnya yang harus Anda waspadai. Apabila Anda memiliki riwayat darah tinggi kemudian mengalami mimisan secara tiba-tiba, hal ini bisa jadi menandakan bahwa kondisi tersebut sudah bertambah parah sehingga harus segera mendapat penanganan medis sebelum bertambah buruk.
<br><br>4.Kebingungan
<br>Terhambatnya aliran darah ke otak akibat tingginya tekanan darah juga sedikit banyak akan memengaruhi kinerja dari organ tersebut. Salah satu dampak yang kemungkinan akan dirasakan yakni Anda akan sulit untuk fokus dan mudah merasa bingung. Akan tetapi, perlu pemeriksaan medis lebih lanjut guna memastikan kondisi ini.
<br><br>5.Detak jantung yang tidak teratur
<br>Penyumbatan pada pembuluh darah koroner yang mengakibatkan iskemia pada titik titik kelistrikan pada jantung (misal nodus SA, nodus AV) dapat mengakibatkan gangguan irama jantung semisal atrial fibrilasi, av block, VT / VF. Silakan periksa ke IGD untuk dilakukan ECG bila mengalami denyut jantung yang tidak teratur
<br><br>6.Penglihatan ganda
<br>Penderita hipertensi yang diikuti dengan gejala stroke pada batang otak juga dapat mengalami gejala yang disebut sebagai diplopia. Diplopia adalah kondisi di mana Anda objek yang Anda lihat menjadi ganda.
<br>Selain itu, hipertensi juga akan menyebabkan penglihatan kabur. Gejala ini baru akan muncul apabila hipertensi sudah mencapai tahap yang tergolong parah.
<br><br>7.Nyeri dada
<br>Tekanan darah tinggi yang sudah tergolong parah karena tidak segera diobati dapat menimbulkan gejala berupa nyeri dada. Timbulnya gejala yang satu ini dikarenakan terhambatnya aliran darah dari dan menuju ke organ jantung.
<br>Segera periksakan diri Anda ke dokter apabila mengalami gejala nyeri dada, khususnya di sebelah kiri, yang sudah berlangsung cukup lama dan semakin tinggi intensitasnya. Pemeriksaan medis akan dilakukan guna memastikan apakah hal ini berkaitan dengan gangguan jantung akibat hipertensi atau masalah kesehatan yang lainnya.
<br><br>8.sakit kepala parah
<br>Gejala hipertensi yang pertama adalah sakit kepala. Ini adalah gejala umum dari masalah kesehatan tersebut. Akan tetapi, seseorang mungkin baru akan merasakan sakit kepala apabila tekanan darahnya berada di level 180/110 mmHg atau bahkan lebih. Sakit kepala juga terasa pada perubahan tekanan darah secara tiba-tiba.
<br>Sementara pada kasus tekanan darah tinggi berlangsung kronis (naik secara perlahan lahan dalam jangka waktu yang panjang), gejala ini biasanya tidak akan terasa. Sakit kepala akibat hipertensi juga umumnya terjadi secara konstan dan tidak dipengaruhi siklus tidur.
</p>
</div>
<div>
<img src="solusiresikohipertensi.jpg">
<h6>How to prevent hypertension</h6>
<p>Mencegah dan mengelola hipertensi sangatlah penting untuk menjaga kesehatan jantung dan mencegah komplikasi serius. Berikut adalah beberapa tips praktis untuk membantu Anda mengelola faktor risiko hipertensi:
<br>
<br>1. Berhenti Merokok:
<br>Merokok merupakan salah satu faktor risiko utama hipertensi. Berhenti merokok adalah langkah penting yang dapat Anda ambil untuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung Anda.
Tips:
Konsultasikan dengan dokter Anda tentang program berhenti merokok yang tepat untuk Anda.
Gunakan terapi pengganti nikotin atau obat lain untuk membantu Anda berhenti merokok.
Cari dukungan dari teman, keluarga, atau kelompok pendukung untuk membantu Anda berhenti merokok.
<br>
<br>2. Mengurangi Konsumsi Alkohol:
<br>Konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah. Batasi konsumsi alkohol Anda tidak lebih dari 1 minuman per hari untuk wanita dan 2 minuman per hari untuk pria.
Tips:
Pilih minuman non-alkohol atau alkohol rendah kalori.
Minumlah air putih secara teratur untuk membantu Anda tetap terhidrasi.
Hindari minum alkohol sebelum atau saat berolahraga.
<br>
<br>3. Berolahraga Secara Teratur:
<br>Olahraga teratur dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung Anda. Lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda.
Tips:
Temukan aktivitas fisik yang Anda sukai dan jadikan bagian dari rutinitas harian Anda.
Mulailah dengan perlahan dan tingkatkan intensitas dan durasi latihan Anda secara bertahap.
Ajak teman atau keluarga Anda untuk berolahraga bersama Anda.
<br>
<br>4. Makan Makanan Sehat:
<br>Pola makan sehat dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung Anda. Konsumsi banyak buah, sayur, dan biji-bijian utuh. Batasi konsumsi makanan olahan, makanan berlemak tinggi, dan makanan tinggi garam.
Tips:
Baca label makanan dengan cermat dan pilihlah makanan yang rendah sodium, lemak jenuh, dan lemak trans.
Masak lebih banyak makanan di rumah dengan bahan-bahan segar.
Batasi konsumsi makanan di luar rumah.
<br>
<br>5. Menjaga Berat Badan Ideal:
<br>Kelebihan berat badan atau obesitas dapat meningkatkan risiko hipertensi. Menjaga berat badan ideal dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung Anda.
Tips:
Konsultasikan dengan dokter Anda untuk mengetahui berat badan ideal Anda.
Buatlah rencana penurunan berat badan yang realistis dan sehat.
Ikuti program diet dan olahraga yang seimbang.</p>
</div>
</div>
</section>
<section id="gallery">
<div><img src="gambar1.jpg" alt=""></div>
<div><img src="gambar2.jpg" alt=""></div>
<div><img src="gambar3.jpg" alt=""></div>
<div><img src="gambar4.jpg" alt=""></div>
<div><img src="gambar5.jpg" alt=""></div>
<div><img src="gambar6.jpg" alt=""></div>
<div><img src="gambar7.jpg" alt=""></div>
<div><img src="gambar8.jpg" alt=""></div>
</section>
<section class="quote">
<div class="layar-dalam">
<p>Dari Ibnu Abbas ra, Rasulullah Saw pernah memberi nasihat pada seseorang : "Manfaatkanlah lima perkara sebelum datang lima perkara : 1. Waktu mudamu sebelum datang masa tuamu, 2. Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, 3. Masa kayamu sebelum datang masa miskinmu, 4. Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, 5. Hidupmu sebelum datang matimu."</p>
</div>
</section>
<section id="team">
<div class="layar-dalam">
<h3>Our Team</h3>
<p class="ringkasan">
</p><div class="tim">
<div>
<img src="logoumpp.jpg" alt="">
<h6>Dea Aprilliani</h6>
<span>kajen</span>
</div>
<div>
<img src="logoumpp.jpg" alt="">
<h6>Adinda Ayuning</h6>
<span>kesesi</span>
</div>
<div>
<img src="logoumpp.jpg" alt="">
<h6>Dwi Rohmanto</h6>
<span>lebakbarang</span>
</div>
<div>
<img src="logoumpp.jpg" alt="">
<h6>Abdul Fatah Rahman</h6>
<span>pekajangan</span>
</div>
<div>
<img src="logoumpp.jpg" alt="">
<h6>Dwiki Aditya</h6>
<span>comal</span>
</div>
</div>
</section>
<section class="abuabu" id="blog">
<div class="layar-dalam">
<h3>Consultation</h3>
<p class="ringkasan">
</p>
<div class="blog">
<div class="area">
<div class="gambar" style="background-image: url(rsipekajangan.jpg);"></div>
<div class="text">
<article>
<h4><a href="https://hellosehat.com/care/rumah-sakit/rumah-sakit-islam-pku-muhammadiyah-pekajangan-2527/">Hello sehat RSI Pekajangan</a></h4>
<p>Hello sehat menjadi sumber informasi Anda dalam membuat keputusan kesehatan dan agar Anda bisa selalu hidup sehat dan bahagia.</p>
</article>
</div>
</div>
<div class="area">
<div class="gambar" style="background-image: url(halodoc.webp);"></div>
<div class="text">
<article>
<h4><a href="https://www.halodoc.com/homelab/packages/halodoc-medical-check-up-complete-halodoc-complete-medical-check-up-1?af_sub1=sub%201&af_force_deeplink=true&af_cost_value=0&source_caller=bulk&pid=Web&is_retargeting=true&af_click_lookback=7d&shortlink=4rlx7aqf&af_adset=https:%2F%2Fwww.halodoc.com%2Fkesehatan%2Fhipertensi&af_ad=Web_halodoc-medical-check-up-complete-halodoc-complete-medical-check-up-1_article&af_channel=Organic&af_cost_currency=USD&c=HomelabReco">Medical check up bisa di rumah lewat HALODOC</a></h4>
<p>
Tentang Paket Ini
<br>Pemeriksaan kesehatan menyeluruh menggunakan sampel darah dan urine untuk mendeteksi risiko penyakit ginjal dan hati, penyakit kardiovaskuler, dan diabetes.
</p>
</article>
</div>
</div>
</div>
</div>
</section>
</main>
<footer id="contact">
<div class="layar-dalam">
<div>
<h5>Info</h5>
<li><a href="https://kemkes.go.id/id/home">KEMENTRIAN KESEHATAN RI</a></li>
<li><a href="https://hellosehat.com/care/rumah-sakit/rumah-sakit-islam-pku-muhammadiyah-pekajangan-2527/">RUMAH SAKIT ISLAM PEKAJANGAN-PEKALONGAN</a></li>
<li><a href="https://umpp.ac.id/">UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PEKAJANGAN PEKALONGAN</a></li>
</div>
<div>
<h5>Contact</h5>
<li>085870185354</li><br>
<li>085876370401</li><br>
<li>082283569970</li><br>
<li>085228192895</li><br>
<li>08993695313</li><br>
</div>
<div>
<h5>site map</h5>
<li><a href="https://www.heart.org/">America Heart Association(AHA)</a></li>
<li><a href="https://www.cdc.gov/">Centers for Disease Control and Prevention(CDC)</a></li>
<li><a href="https://www.nhlbi.nih.gov/">National Heart, Lung, and Blond Institute(NHLBI)</a></li>
<li><a href="https://www.mayoclinic.org/">Mayo Clinic</a></li>
</div>
<div>
<h5>social media</h5>
<a href="https://www.bing.com/search?q=facebook&gs_lcrp=EgZjaHJvbWUqBggAEEUYOzIGCAAQRRg7MgYIARAuGEAyBggCEEUYOTIGCAMQABhAMgYIBBAAGEAyBggFEAAYQDIGCAYQABhAMgYIBxAuGEAyBggIEAAYQDIICAkQ6QcY_FXSAQgyMTQ0ajBqMagCALACAQ&FORM=ANAB01&ucpdpc=UCPD&PC=ASTS"><li data-feather="facebook">facebook</li></a>
<a href="https://www.bing.com/search?q=instagram&qs=n&form=QBRE&sp=-1&ghc=1&lq=0&pq=instagram&sc=7-9&sk=&cvid=61EA554A288346AEAB7272F346359725&ghsh=0&ghacc=0&ghpl="><li data-feather="instagram">Instragam</li></a>
<a href="https://www.bing.com/search?q=twitter&qs=n&form=QBRE&sp=-1&ghc=1&lq=0&pq=twitter&sc=7-7&sk=&cvid=85592E3F2CE041D9A5F7466C769B36CD&ghsh=0&ghacc=0&ghpl="><li data-feather="twitter">twitter</li></a>
<a href="https://github.com/fathgithub/abdulfatah"><li data-feather="github">github</li></a>
</div>
</div>
<div class="layar-dalam">
<div class="copyright">
© 2024 Portal Edukasi dan Konsultasi Hipertensi
</div>
</div>
</footer>
</div>
<!-- script -->
<script src="https://code.jquery.com/jquery-3.7.1.min.js" integrity="sha256-/JqT3SQfawRcv/BIHPThkBvs0OEvtFFmqPF/lYI/Cxo=" crossorigin="anonymous"></script>
<script src="js/javasrcipt.js"></script>
<!-- feather icons -->
<script>
feather.replace();
</script>
</body>
</html>